Disposisi

Di stasiun
Peron tiga
Malam itu kita menunggu kereta bergerbong lima
Tidak memohon apalagi berharap

Di stasiun
Peron tiga
Kau duduk dikursi lama, denganku berdua saja
Tak mengucapkan sepatah kata, Sibuk dengan masing-masing rasa

Di stasiun
Peron tiga
Aku menghisap beberapa mili tar
Memandang langit yang masih bersisa warna jingga

Di stasiun
Peron tiga
Bersama kebisuan diantara tanda tanya
Mencari jawab diantara orang yang berlalu begitu saja

Di stasiun
Peron tiga
Seperti biasa
Aku ingin berdialektika

Di stasiun
Peron tiga
Kau hanya diam memalingkan muka
Menatapku tajam seolah berkata "Pergi saja sana"

Kenyamanan yang biasanya tercipta, tergilas diantara rel yang memuai
Dilangkahkan kaki menuju sebuah sistem yang membuai
Membohongi diri pada kenyataan, setelah dibohongi ketidakpastian
Untuk balas budi pada tuan dan nyonya

Di stasiun
Peron tiga
Masih disitu menunggu kereta
Seorang diri menunggu teman yang mungkin tak kembali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pulang

Memang Demikian Harusnya

20220102